Tampilkan postingan dengan label Blogger. Tampilkan semua postingan

Tabulasi Pengkodean dalam Blog

code with syntax highlighter
code with syntax highlighter

Jika ada sobat blogger yang belum mengetahui beberapa jenis pengkodean di dunia blogging, berikut saya akan bagikan ke sobat semua,  mengenai pemberian markup pada dokumen HTML, termasuk posting blog. Kode ini berfungsi agar dokumen tampak lebih semantik dan aksesibel. Dan b isa jadi kita jarang sekali memikirkan  bahkan menggunakan beberapa tag serta simbol HTML berikut dalam postingan. Berikut beberapa kode dan deskripsinya:

/+SIMBOL BEBERAPA TANDA BACA DAN DESKRIPSI+/
DeskrisiTag HTML
Blok paragraf<p>…</p>
Daftar terurut<ol><li>…</li><li>…</li></ol>
Daftar tidak terurut<ul><li>…</li><li>…</li></ul>
Daftar definisi<dl><dt>…</dt><dd>…</dd><dd>…</dd>
<dt>…</dt><dd>…</dd><dd>…</dd></dl>
Kutipan<q>…</q>
Blok kutipan<blockquote><p>…</p></blockquote>
Teks tebal<strong>…</strong>, <b>…</b>
Teks miring<em>…</em>, <i>…</i>
Teks bebas<pre>…</pre>
Blok kode<pre><code>…</code></pre>
Kepanjangan dari<abbr title="">…</abbr>
Teks penting<mark>…</mark>
Teks Kode<code>…</code>
Teks tombol papan ketik<kbd>…</kbd>
Teks dihapus<del>…</del>
Teks superskrip<sup>…</sup>
Teks subskrip<sub>…</sub>
Teks Pranala<a href="" title="">…</a>
Penanda gambar<img src="" alt="" width="" height=""…/>
TabelMenata pembuatan tabel dalam blog
Figure/Lampiran<figure>…<figcaption>…</figcaption></figure>

Kita tinggal menyisipkan teks dalam  dalam tag html tabel di atas. Sedangkan pada figure dapat dimasukkan gambar, audio, video, blok kutipan, dan sebagainya sebagai fungsi lampiran dari suatu dokumen HTML (sebelum figcaption atau deskripsi lampiran).

Kemudian tabel berikut merupakan beberapa pengkodean tanda baca yang sering digunakan dengan menekan tombol tertentu pada papan ketik. Tetapi hal tersebut mungkin bukan aktivitas yang tepat untuk memaknai dokumen html, terutama dalam posting blog.

/+SIMBOL BEBERAPA TANDA BACA+/
DeskripsiTandaSimbol HTMLNumerik
Ampersand&&amp;&#38;
Spasi&nbsp;&#160;
Lebih kurang±&plusmn;&#177;
Pecahan ¼¼&frac14;&#188;
Pecahan ½½&frac12;&#189;
Pecahan ¾¾&frac34;&#190;
Perkalian×&times;&#215;
Pembagian÷&divide;&#247;
Tanda pisah En&ndash;&#8211;
Tanda pisah Em&mdash;&#8212;
Tanda petik pembuka tunggal&lsquo;&#8216;
Tanda petik penutup tunggal&rsquo;&#8217;
Tanda petik pembuka ganda&ldquo;&#8220;
Tanda petik penutup ganda&rdquo;&#8221;
Ellipsis&hellip;&#8230;
Menit&prime;&#8242;
Detik&Prime;&#8243;

Beberapa uraian penjelas tentang penggunaan simbol beberapa tanda baca adalah sebagai berikut:
  • Perkalian &times; akan lebih baik daripada menekan tombol X pada papan ketik.
  • Pembagian &divide; akan lebih baik daripada menekan tombol / pada papan ketik.
  • Tanda petik, menit, atau detik &lsquo;, &rsquo;, &ldquo;, &rdquo;, &prime;, dan &Prime; akan lebih baik daripada menekan tombol ' dan " pada papan ketik.
  • Tanda pisah &ndash; dan &mdash; akan lebih baik daripada menekan tombol - pada papan ketik.
    • Penggunaan &ndash; yang berarti “sampai dengan”, contoh: 2014 – 2015
    • Penggunaan &mdash; untuk menjelaskan suatu kata atau frase kata di luar bangun kalimat, contoh:
      Saya karyawan swasta — Manager Perkebunan — yang menyukai dunia Blogging


Saya pikir semua orang harus belajar coding, Karena coding mengajarkan anda berpikir.
Steve Jobs, pendiri Apple.

Source: Optimasi Blog

Pemahaman yang saklak tentang SEO

Umumnya SEO (Search Engine Optimization) merupakan usaha optimalisasi situs web atau blog agar mendapat perhatian dari mesin penelusur, sehingga ketika pengguna mengetikkan kata kunci tertentu, diharapkan halaman situs web atau blog tersebut akan muncul pada hasil pencarian. Apabila kita hanya terfokus pada frase kata mesin pencari, maka akan terjebak dengan pemikiran yang saklak tentang pemahaman makna sebenarnya yang terkandung dalam SEO itu sendiri. Sangat dimungkinkan timbul beberapa paradigma yang berpendapat bahwa SEO itu rumit, SEO itu perlu sekolah, & sebagainya. Kembali pada ilustrasi di atas, apakah hal tersebut akan menafikan proses SEO dalam aktivitas blogging Anda? Ya, tentu saja tidak. Terkecuali Anda adalah seseorang yang populer, memiliki banyak partner & follower atau hal-hal lain di luar kebiasaan.
Mungkin Anda adalah pembaca setia “Optimasi Blog”, kemudian pernah membaca beberapa posting tentang tips SEO. Mari kita kesampingkan dulu posting-posting itu & mulai dengan dua posting terakhir dengan label SEO, yakni Tips Search Engine Optimization (SEO) pada Blogger.com dan Tips SEO pada Blogger.com Bagian Kedua. Adakah hal-hal rumit tentang SEO? Apakah kita perlu menghitung jumlah kata dalam sebuah posting? Apakah satu atau lebih kata kunci harus ditekan secara berulang-ulang? Apakah dengan memberi tanda-tanda tertentu pada kata kunci akan meningkatkan peringkat pencarian?
Ketika kita mulai berpikir tentang pertanyaan-pertanyaan itu, maka kita pun akan terjatuh pada penilaian yang saklak akan makna sebenarnya dari SEO. Bukankah terdapat keterkaitan dengan “selalu dihubungkan dengan mesin pencari”? Antara keduanya memiliki keterkaitan yang jelas, namun dalam ruang lingkup yang berbeda. Daerah yang satu menggambarkan lingkup dalam sebuah branding, sedangkan yang lain diluar lingkup branding.
Ketika kita telah memutuskan tentang apa yang akan & patut dijadikan produk, sangat dimungkinkan pula kita telah menemukan merek yang tepat untuk produk tersebut. Jika dihubungkan dengan aktivitas blogging, produk yang dimaksud adalah berupa kumpulan catatan posting atau artikel. Selanjutnya, secara rutin posting — yang diterbitkan — diupayakan tidak terlepas dengan merek yang telah kita tetapkan. Satu keunikkan dari situs web atau blog telah muncul, yaitu merek & produk saling terkait. Ini adalah branding Anda.
Pengguna yang membutuhkan suatu informasi tertentu akan mencari pada mesin telusur dengan kata kunci yang ia butuhkan. Mungkin halaman situs web atau blog Anda akan muncul pada hasil pencarian & pengguna pun mengunjunginya. Ternyata halaman itu memang berisi informasi yang mereka butuhkan. Penyajian yang segar serta tersusun dengan bahasa yang baik, ia pun betah membacanya. Tidak menutup kemungkinan, pengguna akan membaca posting lain karena informasi yang dibutuhkannya memiliki keterkaitan.

SEO Rules Tanggo Buntung

Kesimpulannyo

Secara sadar atau tidak sadar, dimulai dari rancangan sebuah situs web atau blog sampai dengan pembaharuan posting yang sesuai serta terkait dengan tema, kita telah masuk ke dalam SEO. Oleh karena ia bukan hasil dari pemikiran yang saklak, harus mesin pencari atau sejumlah usaha keras utak-atik untuk mendapatkan peringkat dalam hasil organik. Tetapi lebih kepada target kebutuhan pengguna yang menjadi konsumen utama kita. Ketika blog ini berbicara tentang “SEO”, mungkin akan sesuai dengan pindaian Anda bahwa temanya adalah “Optimasi Blog”. Bagaimana jika menerbitkan tentang kisah “Selebritis”? Anda juga yang akan menilai.

Sumber: optimasi SEO

Submit Sitemap Blogger.com di Google Webmaster Tools

Kalau blog kamu memiliki otomatis sitemap sih, ngga submit juga ngga apa-apa.
Tapi hampir dipastikan Blogger.com perlu untuk melakukan submit sitemap. Dalam pengertian sederhana, Sitemap blog merupakan peta halaman situs blog kamu. Membuat dan mengajukan Sitemap membantu agar Google mengetahui tentang semua halaman di sebuah blog, termasuk URL yang tidak dapat dicover oleh Googlebot dalam proses normal. Submit sitemap blog di Google berfungsi untuk memberikan semua informasi secara rinci mengenai seberapa sering kamu memperbaharui halaman blog, tanggal terakhir modifikasi blog dan yang paling penting adalah google search engine akan melakukan update terhadap blog kamu setiap terjadi pembaharuan. Google Webmaster Tools adalah sebuah alat dan media yang digunakan google untuk berkomunikasi dua arah antara pihak google dan kita sebagai webmaster. Tool ini juga merupakan media untuk mempromosikan blog ke google, tentunya dengan melakukan beberapa optimasi terhadap blog kamu agar lebih bersahabat dengan SEO terlebih dahulu.  Adapun langkah-langkah mendaftarkan blog kamu di google webmaster adalah sebagai berikut :
  • Pastikan kamu telah login ke account Google, kemudian klik Webmaster Tools untuk memulainya
  • Masukkan alamat blogger kamu --> klik "Tambahkan Situs" (tunggu beberapa saat sampai alamat blog kamu tampil Dasbor). Google Webmaster Tools
  • Klik alamat blog kamu dalam dasbor, maka akan ditampilkan halaman berikut: Google Webmaster Tools
  • Pada tab tools silahkan pilih menu Manage Site verifikasi, kemudian pada box pilihan silahkan pilih Add a meta tag. Ccopy paste code tersebut ke halaman Edit HTML kamu dan letakan kode ini diantara tag <head> ... </head>. Jika sudah simpan blog, kemudian kembali ke google webmaster lalu tekan command Verified. sampai disini kamu sudah sudah berhasil melakukan verifikasi.
  • Pada tab Peta Situs --> Tambahkan sitemap http://alamatblogkamu.blogspot.com/feeds/posts/full, pada kata yang berwarna hijau merupakan tambahan peta situs blog kamu. Lihat update di bawah. Google Webmaster Tools
Untuk blogger sendiri ada 4 format default feed yang bisa digunakan sebagai cadangan sitemap:
Atom.xml
Rss.xml
feeds/posts/default
feeds/posts/default?alt=rss
Catatan: Google akan melakukan indeks terhadap sitemap yang kamu masukkan dan memerlukan waktu yang tidak sebentar. Apabila peta situs tidak benar, maka Google akan meng-informasi-kan bahwa terjadi galat dalam sitemap kamu.

Update — 20 September 2014

Sekarang untuk melakukan submit sitemap tidak perlu susah-susah lagi, cukup dengan mengkombinasikan alamat blog ditambah dengan sitemap.xml, contoh: h**p://namablog.blogspot.com/sitemap.xml dan cuplikan gambar interface Google Webmaster Tools di atas sudah ketinggalan zaman. :(
Selamat men-submit Sitemap Blogger.com di Google Webmaster Tools

Tips Search Engine Optimization (SEO) pada Blogger.com

Agar lebih mudah dalam pendeskripsian, Search Engine Optimization selanjutnya akan kita sebut “SEO”.
Perlu menjadi catatan bahwa saya bukan pakar SEO atau sejenisnya, namun hanya sebagai perpanjangan tangan informasi yang pernah didapat melalui berbagai sumber. Pokok bahasan ini kita batasi tentang pemanfaatan SEO pada Blogger.com & jika terdapat beberapa kejanggalan atau pendapat yang berbeda, dapat kita diskusikan bersama pada kolom komentar.

Kenali Blog Anda, sebelum Anda ‘menyentuh’ SEO

Sebelum melangkah lebih jauh, sebaiknya kita terlebih dulu kenal dengan blog yang kita kelola. Blog tersebut akan banyak bercerita tentang apa? komputer, internet, tutorial, desain web, cerpen, puisi, atau hal-hal yang lain. Artinya disini kita perlu sebuah tema yang akan kita angkat dalam bentuk catatan di web. Apabila sebuah blog memiliki tema tertentu, maka the next step akan lebih mudah untuk melakukan kustomisasi SEO.
Pemilihan tema yang tepat, akan menghasilkan sasaran yang tepat pula. Dengan syarat, kita selalu mempertimbangkan pesaing (kompetitor) yang memiliki tema serupa. Semakin umum sebuah tema, maka semakin banyak terbuka peluang untuk saling berkompetisi.Yah, tentu saja dengan sasaran yang lebih banyak pula. Sebaliknya, tema yang lebih khusus menyebabkan kompetisi akan berkurang & sasaran akan semakin sedikit.
Jika kita membuat blog untuk jangka waktu yang panjang sebaiknya pemilihan tema bisa lebih khusus, bahkan sangat khusus. Tinggal usaha kita untuk mempopulerkan tema tersebut agar dapat diterima oleh orang lain, terutama insan online. Anda tidak memiliki waktu sepanjang itu, maka bersiap-siaplah dengan tantangan para kompetitor yang sudah barang tentu berusaha untuk tampil menjadi nomor 1 (satu) dalam halaman hasil pencarian pada setiap mesin pencari. It's Your Choice.

SEO on blogger rules

Optimalisasi Template agar lebih SEO Friendly

Pada tahap ini, pengetahuan & pemahaman tentang koding sangat dibutuhkan. Bagaimana kalau di “copas” saja? Saya tidak menyalahkan langkah tersebut, tetapi ketika suatu pengkodean dari web/blog sumber ada yang keliru—mungkin disebabkan oleh ke-khilaf-an author ketika menulis—tentu kode kita akan menjadi keliru pula.
Adapun secara garis besar langkah-langkah SEO pada tahap ini, antara lain:
  • Usahakan kata kunci utama berada pada posisi pembuka & penutup blog. Sebagai pembuka berarti berkenaan dengan kepala (header), sedangkan penutup berkenaan dengan kaki (footer) blog.
  • Merubah markup title
    <title><data:blog.pageTitle/></title>
    menjadi
    <b:if cond='data:blog.homepageUrl == data:blog.url'>
    <title><data:blog.title/></title>
    <b:else/>
    <title><data:blog.pageName/> | <data:blog.title/></title>
    
    </b:if>
    Arti dari markup di atas lebih kurang seperti ini, jika yang ditampilkan adalah halaman posting, maka title blog adalah judul posting diikuti dengan title blog. Jika tidak, maka title blog adalah title blog itu sendiri.
  • Menambah meta tag, letakkan saja di bawah title seperti pada point di atas.
    <meta content='deskripsi tentang blog Anda' name='description'/>
    <meta content='keyword1,keyword2,keyword3,…' name='keywords'/>
    <meta content='INDEX, FOLLOW' name='robots'/>
    Update (20 September 2014)
  • Kustomasi kata kunci pada footer blog, contoh:
    <p style="font-weight:bold">kata kunci blog Anda</p>
    Atau Anda dapat berkreasi dengan gaya lain, seperti menambahkan kata kunci pada copyright & sebagainya.
  • Kustomisasi (X)HTML ((eXtensible) HyperText Markup Language) pada atribut main, widget id Blog1. Custom yang dilakukan pada area ini dapat berupa: pengaturan heading (h1 sampai h6), paragraf, ordered list & unordered list, dan sebagainya. Dengan harapan posting kita akan tampak lebih semantik—bukan hanya sekedar memberikan tanda—namun lebih jauh akan memberikan suatu makna tersendiri bagi pembaca (mendukung keterbacaan).
  • Mengatur template agar user friendly. Buang widget-widget yang dirasa tidak perlu untuk ditampilkan. Minimal sebuah blog berisikan elemen-elemen identitas blog, posting, alur waktu yang terurut, arsip, & formulir komentar.
  • Mengatur posisi kode elemen main (bagian posting) di atas kode sidebar. Jika kita pernah melihat posisi sidebar berada di sebelah kiri, bukan berarti kode elemen main (bagian posting) berada di bawah kode sidebar. Nah, ini yang saya maksud bahwa kita perlu mempelajari & memahami pengkodean, baik CSS (Cascading Style Sheets) maupun HTML (HyperText Markup Language).

Membuat Posting dengan hati SEO

Mungkin kedengaran agak asing. Anda telah memiliki suatu tema & usahakan tema tersebut sebagai acuan untuk membuat posting. Ilustrasi, ketika Anda mengikuti upacara bendera, bertepatan pada saat itu bendera merah putih akan dinaikkan. Lagu apa yang Anda dengar? Betul, “Indonesia Raya” & bukan lagu “Balonku Ada Lima”.
Sampai ke tahap ini, Anda sama sekali belum berhadapan langsung dengan yang namanya SEO. Why? Karena kita akan mencoba untuk menyentuhnya terlebih dulu. Aktivitas yang akan kita lakukan pada tahap ini meliputi:
  • Membuat posting buah karya sendiri yang sesuai dengan tema blog. Setidak-tidaknya blog telah dipersiapkan dengan posting sejumlah 7–10 postingan.
  • Posting sebaiknya menggunakan bahasa Indonesia yang baik. Tidak ada salahnya, bukan? Pengunjung bukan hanya berasal dari negara asal penulis, sehingga tindakan ini dapat menjadi antisipasi ke-salahtafsir-an berbagai fitur penterjemah. Terkecuali Anda memiliki target pembaca tertentu.
  • Usahakan posting seakan-akan mengajak pembaca untuk berinteraksi di dalamnya. Tidak mencari pembenaran, tetapi mencari kebenaran atas suatu pokok bahasan yang diuraikan. Sulit? Rajin-rajinlah membaca karya orang lain, bukan untuk di “copas” tetapi untuk dipelajari tata bahasa, irama, dan struktur bacaannya.
  • Posting bukan hanya dinikmati oleh diri sendiri, namun lebih luas mencakup seluruh aspek, Anda, pembaca, dan mesin. Mesin? Yah, jika mesin tidak dapat membaca, bagaimana halaman blog kita muncul pada hasil pencarian.
  • Tambahkan alt pada image (gambar) yang include dalam postingan, karena gambar tidak dapat dibaca. Nah, dengan menambahkan alt dalam markup image, kita memberikan alternatif teks yang dapat memaknai arti gambar tersebut.
  • Tautkan posting dengan posting lain, jika terdapat keterkaitan & hal tersebut dianggap membantu pengunjung untuk memahami bacaannya. Terkadang kita menemui kata atau frase kata yang memiliki tautan tertentu, tetapi seharusnya hal itu tidak perlu dilakukan (dipaksa untuk bertaut). Jangan lakukan tindakan tersebut!
  • Jangan menerbitkan posting 4–5 postingan dalam sehari (apalagi lebih), karena kemungkinan blog Anda akan dianggap sebagai SPAM. Lakukanlah penskedulan posting, walaupun kita dapat menulis 10 posting dalam sehari. Posting terjadwal dapat berarti mengatur tanggal terbit posting. Anda dapat menemukannya pada saat membuat posting & memilih opsi posting (“Post Options”) tepat berada di bawah form editor (penulisan posting).
  • Mungkin ada sebagian yang berpendapat, memberikan tanda-tanda tertentu pada teks yang menjadi kata kunci akan meningkatkan SEO, seperti memberi huruf tebal (bold), miring (italic), pewarnaan yang berbeda (color dan/atau background), dan sebagainya.

Mendaftarkan Blog ke beberapa Mesin Pencari

Setelah kita melakukan beberapa tahapan seperti di atas, maka mulailah kita berhadapan dengan SEO. Kita telah memiliki senjata, amunisi yang cukup, dan perangkat pendukung. Bagaimana cara mendaftarkan blog ke beberapa mesin pencari? Anda dapat membaca pada posting sebelumnya, seperti: mendaftar di google, yahoo, dan bing
Untuk cara mendaftarkan situs web atau blog ke beberapa mesin penelusur lihat pada posting Mendaftarkan Situs Web atau Blog ke Google, Yahoo dan Bing.

Generalisasi

Berdasarkan pokok bahasan di atas, mungkin ini hanya merupakan tahap awal untuk mengoptimalkan sebuah blog dalam mesin pencari. Kita pun belum bisa mengetahui secara pasti hasil pencarian setelah melakukan tahapan-tahapan tersebut. Bukan hanya berhubungan dengan kompetitor, tetapi terkait pula pada relevansi sebuah blog yang dikategorikan masuk dalam daftar pencarian serta—mungkin—umur blog. Namun yang pasti, kita telah melakukan usaha SEO pada blog kita. Terlepas dari itu semua, ini merupakan posting permulaan untuk memperkaya pengetahuan kita tentang langkah demi langkah menuju SEO & tidak menutup kemungkinan akan terbit artkel lain yang menjadi kelanjutannya. Keep your eyes on Optimasi Blog.
Ingat! Tema, deskripsi, dan keyword haruslah sesuai dengan apa terkandung dalam blog kita. Jangan menggunakan manipulasi apapun terhadap unsur-unsur yang saya beri huruf tebal. Pembaca akan senang jika ketiga unsur tersebut sesuai dengan apa yang dia pindai di dalam blog kita. Sebaliknya, ketidak-sesuaian akan mengundang pembaca untuk meninggalkan kesan antipati.
Sumber : disini

Tips SEO pada Blogger.com Bagian Kedua

Ok! Kita akan lanjut pada ulasan tentang SEO. Perlu menjadi catatan penting bahwa posting ini merupakan kelanjutan posting sebelumnya. So, jika Anda terlewat untuk membacanya, saya menyediakan link untuk meloncat ke posting Tips Search Engine Optimization (SEO) pada Blogger.com sebelumnya.

Men-submit Blog ke Perkakas Webmaster

Tentu kita tidak asing lagi dengan yang namanya perkakas web. Betul, perkakas webmaster merupakan salah satu layanan google yang memungkinkan kita untuk mengoptimalkan blog agar terindeks dengan baik. Bagaimana caranya dapat anda baca pada posting Submit Sitemap Blogger.com di Google Webmaster Tools dan Solusi Submit Sitemap di Webmaster Tools.
Update (27 September 2012): cara men-submit situs web atau blog di tiga mesin pencari dapat dibaca pada posting Mendaftarkan Situs Web atau Blog ke Google, Yahoo dan Bing.

Link Building

Link building merupakan usaha untuk membangun tautan dengan menggunakan kata-kata yang mengandung keyword & sesuai dengan tema blog. Tautan dengan kata atau frase kata yang mengandung kata kunci berarti memperjelas target tema yang telah ditetapkan, sedangkan sesuai dengan tema dapat berati bahwa tautan-tautan tersebut mempertahankan tradisi kata kunci utama blog dalam search engine. Terkadang kita keliru mengartikan link building sebagai mengumpulkan tautan sebanyak-banyaknya tanpa mengindahkan kualitas dari kata kunci maupun web/blog yang kita beri tautan (sumber tautan).
Berikut merupakan daftar yang seharusnya kita lakukan dalam membangun tautan yang baik.

SEO Link

  • Menautkan kata kunci yang sesuai pada posting satu dengan lainnya dalam blog. Ini sesuai dengan posting tips SEO sebelumnya pada tahapan “Membuat Posting dengan hati SEO”.
  • Kata kunci pada tautan seharusnya menggambarkan dengan jelas tentang apa yang ditautkannya dengan sumber tautan. Dalam bahasa sederhana mungkin dapat dikatakan bahwa kata-kata dalam link menggambarkan sumber link tersebut. Contoh:
    • Jika Anda ingin membaca tentang SEO, silakan kunjungi posting [link]Tips Blogging SEO dalam posting[/link] dan [link]SEO dalam Tautan[/link].
    • Jika Anda ingin membaca tentang SEO, silakan kunjungi posting [link]di sini[/link] dan [link]di sana[/link].
    Berdasarkan contoh di atas, manakah menurut Anda tautan yang lebih ber-kualitas?
  • Sesekali buatlah sedikit ulasan (review) tentang sumber tautan yang berasal dari web/blog lain. Hal tersebut terkadang mendapat respon positif dari sang empu-nya tautan. Coba bayangkan, jika sumber tautan tetrtarik dengan review kita & kemudian membalas dengan tautan yang mengarah ke posting di blog kita. Bukankah hal tersebut lebih positif dibandingkan dengan “meminta” ditautkan?
  • Berkenaan dengan poin di atas, bagaimana web/blog lain akan tahu tentang isi posting kita, jika mereka tidak diberitahu. Banyak cara untuk menuju ke sana, salah satu jalan yang cukup ampuh adalah meninggalkan komentar yang relevan serta memiliki bobot dengan posting yang telah dibaca. Memang tidak akan menimbulkan banyak pengaruh di search engine, tetapi jika komentar kita tersebut berguna, maka secara tidak langsung pemilik web/blog & pengguna lain akan tertarik untuk mengunjungi blog kita.
  • Sebuah blog akan memiliki nilai tersendiri dalam search engine, jika link yang keluar lebih banyak daripada link yang masuk. Dan akan lebih besar lagi nilainya, jika link yang keluar ditaut oleh web/blog yang memiliki kesamaan tema. Jangan pula karena ingin menghindari link yang masuk, maka posting yang seharusnya bersumber pada posting lain, malah tidak mencantumkan tautan sumber tersebut. Ingat! kita telah melakukan repost, sehingga menjadi sebuah keharusan jika kita mencantumkan tautan sumber. Ironisnya lagi, kita telah mencantumkan tautan sumber, tetapi tautan tersebut memiliki properti rel="nofollow". Pernahkan Anda berpikir, seseorang mungkin butuh berhari-hari untuk menyempurnakan postingnya?
  • Mana yang lebih dominan, sebuah tautan yang me-link ke web/blog kita atau me-link ke posting kita? Mari kita diskusikan ini pada kolom komentar.
  • Tautkan blog & posting dengan beberapa blog directory, social network dan social bookmarking. Pembaharuan (04 Desember 2012): Terutama yang memberikan layanan berkualitas dan tidak mengharuskan pranala timbal balik.
  • Jangan lupa, tautkan pula blog & posting ke layanan feed. Tidak jarang narablog menemukan posting yang dia cari pada layanan ini. Untuk Blogger.com dapat menggunakan fasilitas feedburner.

Tetaplah memposting dengan hasil karya orisinil Anda

Yah, ini merupakan langkah yang pasti dan akurat. Search engine akan lebih menghargai sebuah karya yang original. Bukan saja mesin saya kira, narablog pun pasti menghargainya. Apalagi karya tersebut memiliki alur yang jelas, mudah untuk dipahami & nyaman untuk dibaca. Tentu, karya yang dimaksud adalah tentang tulisan atau catatan kita di blog. Orisinil bukan berarti melakukan modifikasi kata-kata di sana-sini agar posting yang akan diterbitkan tampak berbeda dengan posting yang kita ‘contek’. Tetapi lebih kepada asal ide. Anda memiliki sebuah ide yang mungkin berbeda, tuangkanlah ide itu dalam suatu bentuk tulisan (posting/artikel).
Saya mempunyai sebuah ide, tapi ide tersebut melenceng dari tema blog saya. Bagaimana sebaiknya?
Wow, sebuah pertanyaan yang sulit. Terus terang saya sendiri mungkin belum/tidak menemukan jawaban yang tepat untuk masalah ini—ada, tetapi hasil meraba-raba. Bagaimana dengan Anda?

Sumber: optimasi SEO